Mengenal Istilah Bregada Kraton Yogyakarta

Agregasi Kedaulatan Rakyat, Jurnalis
Jum'at 01 Juli 2016 13:11 WIB
foto: krjogja
Share :

Prajurit Patangpuluh

Nama Patangpuluh diberikan atas penghormatan kepada 40 prajurit yang sangat berani saat perang. Patangpuluh atau yang dalam bahasa Jawa merupakan bilangan empat puluh (40) tidak ada hubungannya dengan jumlah anggota bregada.

Panji Prajurit Patangpuluh adalah Cakragora, berbentuk empat persegi panjang dengan warna dasar hitam di tengahnya adalah bintang segi enam berwarna merah. Cakragora berasal dari kata bahasa Sansekerta ‘Cakra' senjata berbentuk roda bergerigi dan ‘Gora’, juga dari bahasa Sansekerta berarti dahsyat.

Prajurit Jagakarya

Prajurit Jagakarya berasal kata jaga dan karya. Kata 'jaga' berasal bahasa Sansekerta berarti 'menjaga', sedangkan 'karya' dari bahasa Kawi berarti 'tugas’. Secara filosofis Jagakarya bermakna pasukan yang mengemban tugas selalu menjaga dan mengamankan jalannya pelaksanaan pemerintahan dalam kerajaan'.

Klebet atau bendera Prajurit Jagakarya adalah Papasan, berbentuk empat persegi panjang dengan warna dasar merah dan di tengahnya adalah lingkaran dengan warna hijau. Papasan berasal dari kata nama tumbuhan atau burung papasan.

Prajurit Prawiratama

Prawiratama berasal kata prawira dan tama. Kata 'prawira' berasal dari bahasa Kawi berarti 'berani, perwira', 'prajurit', sedangkan ‘tama’ atau ‘utama’ bahasa Sansekerta yang berarti 'utama, lebih'; dalam bahasa Kawi berarti 'ahli, pandai'. Secara filosofis Prawiratama bermakna pasukan yang pemberani dan pandai dalam setiap tindakan, selalu bijak walau dalam suasana perang.

Panji Prajurit Prawiratama adalah Geniroga, berbentuk empat persegi panjang dengan warna dasar hitam, di tengahnya adalah lingkaran dengan warna merah. Geniroga berasal dari kata 'gent berarti 'api', dan kata Sansekerta 'roga' berarti 'sakit'.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya