TIMIKA - Satu korban meninggal dunia kembali ditemukan aparat saat melakukan penyisiran di wilayah Iliale, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa (26/7/2016).
Jenazah korban yang diketahui bermarga Kogoya ini, ditemukan di belakang salah satu rumah yang berada pada kompleks belakang Gereja GIDI Jemaat Smirna, Jalan Trikora, Desa Tunas Matoa, Iliale.
Korban diduga tewas pada saat aksi penyerangan yang dilakukan oleh kelompok warga dari Kwamki Lama atau yang disebut kubu atas dalam konflik perang adat di Kwamki Narama.
Pada tubuh korban ditemukan sebanyak 26 tusukan anak panah yang masih menancap, serta sebuah tombak panjang. Selanjutnya, setelah melakukan olah TKP, jenazah korban kemudian di evakuasi ke RSUD Mimika.
Saat ini, juga upaya penyisiran terus dilakukan aparat kepolisian dibantu tim SAR dari kantor SAR Timika. Penyisiran dilakukan selain area di hutan, juga dilakukan pada sungai-sungai yang berada di wilayah Iliale yang merupakan lokasi penyerangan pada Senin kemarin.
Bahkan, aparat juga sedang melakukan upaya persuasif dengan mendatangi masing-masing pihak yang bertikai untuk menyampaikan arahan-arahan menghentikan pertikaian.
Sebelumnya, terjadi aksi penyerangan kelompok warga kubu atas ke wilayah Iliale. Penyerangan tidak hanya dilakukan dengan menyerang lawan, melainkan turut melakukan perusakan kendaraan, pembakaran rumah warga, serta penjarahan pada kios-kios warga.
Saat itu, ditemukan dua korban meninggal dunia, 13 orang luka-luka, sejumlah warga masih hilang, 25 unit rumah dibakar, 15 unit motor dirusak serta penjarahan pada kios-kios di wilayah Iliale.
(Khafid Mardiyansyah)