Catatan kedua, Ibnu mengungkapkan, saat Ahok memarahi lima guru honer yang memprotes ketidaklulusan mereka pada Februari 2015. Kala itu, bahkan salah seorang guru honorer menangis keras hingga pingsan karena kaget dengan respons Ahok yang marah besar.
"Yang ketiga adalah momen ketika Ahok memarahi wartawan yang mewawancarainya di Balai Kota. Saat itu Ahok marah karena merasa disudutkan. Ahok bahkan melarang wartawan tersebut untuk masuk ke Balai Kota. Dan ini bukti bahwa sikap Ahok tidak menghargai tugas wartawan. Harusnya jika tidak berkenan dengan wartawan itu dia cukup menolak menjawab," imbuhnya.
Ibnu menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan tim ahli kesehatan psikologis di Indonesia guna melakukan pemantauan terhadap proses pemeriksaan kesehatan rohani dari petahana Ahok di KPU DKI.
"Hal ini untuk memastikan kesehatan Ahok apakah diuji sesuai metode yang ada di KPU, apakah telah tepat atau belum. Kami juga akan memastikan hasil pemeriksaan kesehatan rohaninya agar tidak ada ditutupi atau direkayasa," pungkasnya.
(Susi Fatimah)