"PDIP membentuk koalisi besar melawan Ahok dengan bergabung dengan Gerindra dan PKS, mengusung Risma sebagai calon gubernur, wakilnya diambil dari partai lain," ungkap dia.
Namun, tidak tertutup kemungkinan pula bahwa PDIP akan mendukung pencalonan Ahok. Hal ini mengingat, hubungan personal yang lekat antara Ahok dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. "Karena kedekatan personal antara Mega dengan Ahok, itu masih ada kemungkinan," tukas dia.
Sementara itu, politisi PDIP Masinton Pasaribu menyebut Mega sudah mengantongi calon gubernur yang akan diusung dalam Pilkada DKI. Nama tersebut masih disimpan dan akan diumumkan menjelang pendaftaran calon dari partai pada akhir September 2016.
"Sudah ada nama, namanya di dompet Bu Mega, tinggal diumumkan, tunggu waktunya yang tepat sebelum pintu KPU tertutup," kata Masinton ditemui pada acara yang sama.
(Susi Fatimah)