Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini menjelaskan, dalam beberapa kali rapat di Kwarnas Gerakan Pramuka, dirinya menerima banyak masukan dan usulan dari Kwartir daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka agar Kwarnas Gerakan Pramuka memberikan penghargaan kepada Megawati atas jasanya menghidupkan kembali gerakan pramuka yang sempat mengalami mati suri.
Menurut Adhyaksa, penghargaan Tunas Kencana baru diberikan kepada beberapa orang saja. Sebelum Megawati, penerimanya adalah, Presiden Soeharto Perdana Menteri Malaysia Najib, dan Perdana Menteri Swiss Gustav.
Saat menjadi Presiden, jelas dia, Megawati tidak pernah absen hadir pada upacara Hari Kelahiran Pancasila yakni pada tahun 2001, 2002, 2003, dan 2004.
"Bahkan, Presiden Megawati saat itu juga menggagas agar segera dibuat UU tentang Pramuka, yang kemudian menjadi UU No 12 Tahun 2010," katanya.
(Risna Nur Rahayu)