ARQUATA DEL TRONTO – Salah satu korban termuda yang meninggal akibat gempa bumi berkekuatan 6,2 skala Richter di Italia berumur 18 bulan. Dia adalah Marisol Piermarini yang tinggal di Arquata del Tronto, Provinsi Ascoli Piceno.
Sedihnya bagi orangtua Marisol, ibunya pernah dilanda gempa mematikan serupa pada 2009. Saat itu, Martina Turco masih tinggal di dekat l’Aquilla. Dia selamat dari bencana alam yang menewaskan 300 orang tersebut.
Khawatir kawasan tersebut sewaktu-waktu akan dihantam gempa bumi dahsyat lagi, Martina pindah ke Arquata del Tronto. Dia menikah dengan Massimiliano Piermarini dan melahirkan Marisol di sana. Demikian seperti dilansir Daily Mail, Minggu (28/8/2016).
Tak disangka, Martina kembali harus merasakan kemarahan alam. Lempengan Eurasia di patahan Sicilia, Italia bergerak terlalu cepat mendorong ke arah lempengan Afrika dan memicu guncangan hebat. Sekali lagi, Martina selamat.
Dia dan suaminya sedang tertidur di rumahnya yang nyaman saat bumi bergoncang. Rumahnya roboh, keduanya berhasil dikeluarkan dari reruntuhan dengan selamat dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Nahas, putri mereka yang masih berusia 18 bulan tak terselamatkan.