JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, meminta agar spanduk yang memuat foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersanding dengan kader Partai Golkar tidak dikaitkan dengan kampanye Pilkada Serentak pada 2017.
Pernyataan Ace itu dilontarkan menyusul keluarnya Peraturan KPU (PKPU) yang melarang penggunaan gambar presiden dan wakil presiden oleh calon kepala daerah pada masa kampanye Pilkada Serentak 2017. Golkar pun, kata Ace, siap mentaati peraturan tersebut.
"Prinsipnya kami akan taat atas peraturan perundang-undangan yang berlaku tentang kampanye Pilkada, sejauh ini pelaksanaan belum dimulai. Tidak perlu khawatir dengan penggunaan foto Pak Jokowi sebagai Capres Partai Golkar tahun 2019 nanti," ujar Ace saat dihubungi, Rabu (14/9/2016).
Terkait pemasangan foto tersebut, sambung Ace, sudah disetujui Presiden Jokowi. Di mana foto tersebut merupakan implementasi hasil keputusan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Golkar pada Juli 2016.