XIAMEN – Topan Meranti menghantam China pagi ini. Angin kencang dan hujan deras menyebabkan jutaan warga di wilayah tenggara Negeri Tirai Bambu tanpa listrik. Sebelum menghantam China dan Taiwan, Meranti sempat berstatus topan super.
Dilaporkan, akibat Meranti, puluhan layanan transportasi darat dan udara harus dibatalkan. Media di China menyatakan hantaman topan tersebut mengganggu jadwal para warga Tiongkok yang ingin menikmati liburan Festival Pertengahan Musim Gugur.
Kota Xiamen, Provinsi Fujian, disebut sebagai wilayah yang paling merasakan dampak Meranti ketika menghantam China. Xinhua melansir foto-foto yang memperlihatkan jalan-jalan tergenang banjir serta pohon yang tumbang di Xiamen.
Sebagaimana dikutip dari Reuters, Kamis (15/9/2016) setidaknya 320 ribu rumah di Xiamen tidak memiliki pasokan listrik. Bahkan bila dihitung dengan jumlah pengguna listrik di Provinsi Fujian, 1,65 juta warga di Fujian saat ini tidak memiliki akses listrik akibat topan Meranti.
NHK mewartakan, hujan dengan curah 250 hingga 300 milimeter diperkirakan masih akan terus turun di wilayah China bagian tenggara dari Kamis 15 September hingga Jumat pagi 16 September. Hingga saat ini masih belum ada laporan korban luka ataupun tewas akibat Meranti yang menghantam Negeri Tirai Bambu.
(Emirald Julio)