SURABAYA - Perjuangan yang mengisahkan tentang radio Bung Tomo ditampilkan dalam sebuah drama kolosal di sela peringatan Hari Ulang Tahun ke-71 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang dipusatkan di Lapangan Makodam V/Brawijaya Surabaya, Jawa Timur, Rabu (5/10/2016).
"Radio Bung Tomo yang berpusat di Jalan Mawar 10 Surabaya tak bisa lepas dari sejarah perjuangan Arek-Arek Suroboyo sehingga jangan sampai terlupakan," ujar sutradara drama kolosal, Taufik Monyong, ditemui usai penampilan.
Dalam drama yang melibatkan 1.200 pemain, termasuk putra kandung Bung Tomo, Bambang Sulistomo itu, menceritakan usai Indonesia menyatakan kemerdekaannya, kemudian datang tentara sekutu di Surabaya hingga terbunuhnya Jenderal Mallaby di Kota Pahlawan.
Selama sekitar sejam, drama diselingi dengan pekikan pidato Bung Tomo tersebut, mampu membuat decak kagum sejumlah jenderal dan pejabat pemerintahan yang hadir.
Pada kesempatan tersebut, tampak Gubernur Jawa Timur Soekarwo beserta istri, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf beserta istri, Ketua DPRD Jatim Abdul Halim Iskandar beserta istri, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji dan sejumlah pejabat di jajaran TNI lainnya.