Shah Cheragh, Masjid Syiah Iran Berarsitektur Islam Termegah

Silviana Dharma, Jurnalis
Sabtu 08 Oktober 2016 14:24 WIB
Masjid Syiah di Iran. (Foto: Corbis/Getty Images)
Share :

SHIRAZ – Di luar tampak biasa, suatu rumah ibadah di Provinsi Far, Iran menyimpan keindahan luar biasa menakjubkan di dalamnya. Bangunan berarsitektur Islam yang dibuat pada abad ke-14 tersebut sampai-sampai disebut Masjid Emerald atau orang Persia menyebutnya, Makam Raja Terang.

Masjid yang bisa dikategorikan masjid termegah di dunia tersebut adalah Masjid Shah Chreagh. Masjid kaum Islam Syiah di Shiraz yang dari halaman luas hanya terlihat pilar-pilar ramping ditutupi tirai serba krem.

Namun ketika menilik dalamnya, orang akan terperangah melihat hampir seluruh dinding bangunan hingga ke atapnya berselimutkan jamrud-jamrud permata yang berkilau. Tidak sekadar batuan berpendar, tetapi ukiran khas Islam menghiasi seluruh isi bangunan.

Masjid Shah Cheraqh pada dasarnya dibuat sebagai monumen pemakaman bagi kakak beradik Ahmad dan Muhammad. Dua tokoh yang merupakan putra dari Musa al Kadhim, imam syiah ketujuh. Mereka meninggal ketika berlindung di kota tersebut semasa Muslim Syiah dianiaya Abbasiyah.

Pada abad ke-14, bangunan tersebut lambat laun diubah menjadi masjid. Terutama setelah Ratu Tashi Khatun mendirikan sekolah teologi di sekitarnya dan mendatangkan banyak umat berziarah ke makam tersebut.

Situs itu diberi nama Shah Cheraqh atau Makam Raja Terang karena ada kisah ajaib di baliknya. Penemu makam tersebut, Ayatullah Dastgha’ib bersaksi melihat sinar terang memancar begitu silau dari kejauhan.

Ayatullah yang penasaran lantas mendatangi sumber cahaya tersebut. Setibanya di tempat yang diyakini sebagai arah datangnya cahaya memukau itu, yang ditemukan tak lain adalah sebuah pemakaman.

Ia masuk ke dalamnya dan menemukan sebuah kuburan diliputi cahaya terang. Seperti ada dorongan dari batinnya, dia menggali kuburan itu dan di sana terbaring jasad berbaju zirah.

Di jarinya melingkar sebuah cincin bertuliskan, “Izzatu Lillah, Ahmad bin Musa” yang artinya, “Kebesaran Hanya Milik Allah, Ahmad Putra Musa”. Sejak saat itulah, diketahui bahwa kuburan tersebut merupakan situs pembaringan terakhir putra Musa al Kadhim.

Ketika membicarakan masjid-masjid terindah dan termegah di dunia, kebanyakan orang akan menyebut Masjid al Haram di Makkah, Arab Saudi; Masjid Nabawi di Medina; Masjid al Aqsa di Yerusalem, Palestina; masjid terapung Hassan II di Maroko, Masjid Zahir di Kedah, Malaysia, Masjid Faisal di Islamabad, Pakistan atau Masjid Taj ul di Bophal, India. Sayangnya, tidak banyak yang tahu atau melirik masjid syiah bertabur permata jamrud di Iran.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya