Setelah 20 Tahun, IORA Hasilkan Kesepakatan Kerjasama

Raiza Andini, Jurnalis
Kamis 27 Oktober 2016 17:04 WIB
Pertemuan Indian Ocean Rim Asssociation (IORA) di Bali. (Foto: Raiza A/Okezone)
Share :

Dinilai Terlambat

Di sisi lain, banyak pihak menilai, asosiasi tersebut terlambat dalam menyusun IORA Concord. Namun, Deputi Menteri Luar Negeri Afrika Selatan Nomaindiya Cathleen Mfeketo, menampik hal tersebut.

Ia menegaskan, tidak mudah untuk menyatukan komitmen 21 negara ke dalam satu misi. Oleh karenanya, baru tahun ini IORA Concord dirancang dan langsung disepakati oleh negara-negara tersebut.

"Sama sekali tidak terlambat. Hanya baru saja dilakukan sekarang dan baru terlaksana karena takdirnya sekarang," terangnya.

Nomaindiya menjelaskan, selama bertahun-tahun, 21 negara yang tergabung dalam IORA masih memiliki isunya masing-masing, serta tidak terfokus pada persoalan yang sedang dilirik dunia saat ini seperti kesetaraan gender dan juga pertumbuhan ekonomi.

Namun sekarang, seluruh negara di pesisir Samudera Hindia yang tergabung dalam Indian Ocean Rim Association itu baru menyadari akan isu tersebut sehingga dibuatlah IORA Concord.

"Pada saat organisasi ini melambung, negara-negara fokus pada kemaslahatan Samudera dan kita tidak pernah berbicara tentang isu ekonomi. Tapi sekarang banyak negara yang meminta untuk membahas ekonomi dan ocean economy tertentu yang bisa ditangani dan menjadi tantangan untuk kita," tutupnya.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya