BANDUNG - Setelah hampir dua jam menggelar aksi di depan Balai Kota Bandung, massa dari Gabungan Pengemudi Taksi Bandung (GPTB) tetap bertahan. Mereka menunggu ditemui langsung oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.
Tapi hal itu sulit direalisasikan karena pria yang akrab disapa Emil itu sedang berada di Jakarta. Ia dijadwalkan menjadi inspirator dalam acara di Kantor Pusat PT Pertamina pada pukul 14.00 WIB.
Selanjutnya, ia juga dijadwalkan jadi pembicara dalam lokakarya nasional revitalisasi proses musrenbang di Millenium Hotel. Para sopir taksi pun terus menanti.
"Bapak Ridwan Kamil, dengan segala hormat, mohon keluar temui kami," teriak salah seorang sopir di mobil bak terbuka yang dijadikan panggung orasi.
Satu per satu, para sopir taksi terus bergiliran memanggil Ridwan Kamil untuk menemui mereka. Bahkan untuk mengisi kejenuhan karena Ridwan Kamil tak kunjung datang, masa beberapa kali bernyanyi lagu 'Taksi Ilegal' yang bertemakan tentang nasib sopir taksi konvensional yang tergerus keberadaan taksi online.
Untuk menenangkan massa yang terus memanggil Ridwan Kamil, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Didi Ruswandi menemui mereka. Tapi Didi yang bermaksud memberi penjelasan pada massa justru terpaksa harus gigit jari.
Massa dengan terang-terangan menolak kehadiran Didi untuk berbicara di hadapan mereka. Didi pun terpaksa meninggalkan lokasi karena tidak diinginkan para sopir taksi.