Semburan Gas dari Sumur Warga di Sragen Sudah Berhenti

Agregasi Kedaulatan Rakyat, Jurnalis
Selasa 08 November 2016 09:08 WIB
Sumur yang mengeluarkan gas di Sragen (KRjogja)
Share :

SRAGEN - Sumur milik warga yang menyemburkan gas dan air di Dukuh Randukuning, Desa Krebet, Masaran, Sragen, Jawa tengah (Jateng), akhirnya berhenti bergejolak. Bau gas yang menusuk hidung dan semburan air sudah tidak nampak lagi dari sumur tersebut.

Salah satu pekerja pengeboran sumur, Supri Hartono mengatakan, semburan gas dan air mulai surut pada Minggu 6 November 2016 malam. Lumpur bercampur air dan gas berangsur-angsur menghilang.

Supri mengaku, masih menunggu kajian dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait keberadaan sumur bor tersebut. Mulai dari kandungan air hingga gas yang dikhawatirkan berbahaya bagi warga sekitar.

"Intinya sudah tidak nyembur lagi, tapi kami masih nunggu penelitian dari ESDM," ujarnya, seperti dikutip dari KRjogja, Selasa (8/11/2016).

Sementara, Kabid Pengairan, Pertambangan dan Energi, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen, Subagiyono menyampaikan, tim dari ESDM sudah mengecek ke lokasi. Namun, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan. "Timnya sudah kesana, tapi saya belum dapat laporan hasilnya bagaimana," ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Masaran, AKP Mujiono menambahkan, meskipun sumur bor tersebut sudah tidak mengeluarkan lumpur bercampur gas lagi, pihaknya berencana berkoordinasi dengan Muspika setempat terkait penanganan sumur bor tersebut. Dirinya tidak ingin, pengoperasian sumur bor tersebut justru membahayakan warga sekitar.

"Nanti kami akan koordinasi dengan Pak Camat. Kalau soal garis polisi, masih dipasang untuk menghindari adanya korban," tandasnya.

(Fransiskus Dasa Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya