Namun, Ahok tidak mengungkapkan siapa sosok yang mendanai aksi tersebut. "Saya tidak tahu, kita tidak tahu, tapi saya percaya Presiden tahu dari intelijen, saya percaya mereka tahu," katanya.
"Saya percaya ini adalah status quo, koruptor yang menyerang saya kembali karena saya memotong terlalu banyak korupsi di kota ini," imbuhnya.
(Angkasa Yudhistira)