JAKARTA - Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menyayangkan penangkapan aktivis dan tokoh terkait isu dugaan makar pada demo 2 Desember kemarin.
Menurutnya, penangkapan tersebut membuktikan ada sinyal rezim otoritarian yang menggeliat. Pasalnya, pihak penyidik Polda Metro Jaya (PMJ) memakai Undang-Undang ITE untuk melakukan penangkapan tersebut.
"Penangkapan dan sudah mulai ada sinyal rezim otoritarian mengeliat, dikit-dikit ditangkap dan dituduh macam macam, ini real rezim feodal, memakai UU ITE untuk membungkam kehendak dan aspirasi rakyat," ucapnya kepada Okezone, Sabtu (3/12/2016).
Ia menilai hal tersebut sangatlah berbahaya apabila dibiarkan dan tidak dikelola dengan baik. Pangi menambahkan akan banyak korban yang akan ditangkap apabila memakai UU ITE.
"Yang kita takutkan lawan lawan politik yang berseberangan dengan rezim bakal dihadap-hadapkan dengan pasal ITE dan aturan-aturan lainnya. Ini bahaya. Bakal banyak tahanan politik, itu sudah tanda," pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)