Waspada! Ini Cara Mengenali Datangnya Hujan Badai

Syamsul Anwar Khoemaeni, Jurnalis
Minggu 04 Desember 2016 07:15 WIB
Share :

“Biasanya hujan yang pertama kali turun adalah hujan deras tiba – tiba, apabila hujannya gerimis maka kejadian angin kencang jauh dari tempat kita,” sambugnya.

Jika 1 – 3 hari berturut-turut tidak ada hujan pada musim transisi, pancaroba, atau penghujan, maka ada indikasi potensi hujan lebat yang pertama kali turun diikuti angin kencang baik yang masuk dalam kategori puting beliung maupun yang tidak. Yunus pun memaparkan sifat-sifat putting beliung atau angin kencang berdurasi singkat.

“Sangat lokal, luasannya berkisar 5 – 10 km, waktunya singkat sekitar kurang dari 10 menit. Lalu lebih sering terjadi pada peralihan musim (pancaroba),” papar Yunus.
Sifat lainnya ialah lebih sering terjadi pada siang atau sore hari, dan terkadang menjelang malam hari. Selanjutnya bergerak secara garis lurus, tidak bisa diprediksi secara spesifik, hanya bisa diprediksi 0.5 – 1 jam sebelum kejadian jika melihat atau merasakan tanda – tandanya dengan tingkat keakuratan < 50 persen.

“Hanya berasal dari awan Cumulonimbus, bukan dari pergerakan angin monsoon maupun pergerakan angin pada umumnya), tetapi tidak semua awan Cb menimbulkan puting beliung, Kemungkinannya kecil untuk terjadi kembali di tempat yang sama,” tandasnya. (sym)

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya