Muhammadiyah: Pribadi Muhammad Teladan Sepanjang Zaman

Antara, Jurnalis
Senin 12 Desember 2016 07:42 WIB
Ilustrasi. (dok.Okezone)
Share :

Ketika itu, katanya, terjadi perdebatan terkait dengan siapa yang berhak memasangkan kembali hajar aswad karena semua merasa paling berhak melakukannya.

Kesepakatan waktu itu, katanya, siapa yang paling awal datang ke Ka'bah keesokan harinya, dia yang berhak memasang hajar aswad.

"Menurut kesepakatan itu, Muhammad yang berhak memasang hajar aswad. Muhammad tidak egois. Dengan arif dan bijaksana, Muhammad menggelar sorbannya, hajar aswad diletakkan di atas sorban, kemudian secara bersama-sama mengangkat sorban tersebut. Perdebatan kemudian berakhir dan semua merasa mendapatkan keadilan," katanya.

Terkait dengan peristiwa itu, katanya, pelajaran yang bisa diambil oleh umat Islam juga menyangkut keteladanan seorang pemimpin.

"Ketika orang memiliki kewenangan menjadi pemimpin, jangan sampai bertindak sewenang-wenang," katanya.

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya