Turki dan Rusia Siapkan Dua Resolusi Konflik di Suriah

Silviana Dharma, Jurnalis
Kamis 29 Desember 2016 03:17 WIB
Menlu Turki Cavusoglu. (Foto: Maxim Shemetov/Reuters)
Share :

“Seluruh dunia tahu, selama Suriah masih dalam genggaman rezim Assad, tidak akan ada peralihan politik. Kita juga tahu bahwa tidak mungkin para pemberontak ini bersatu dengan kehadiran Assad,” terangnya.

Pekan lalu, Menlu Rusia Sergey Lavrov menyatakan, Rusia, Iran dan Turki sepakat bahwa prioritas di Suriah adalah memerangi terorisme. Bukan untuk mendepak pemerintahan Assad.

Reuters mendapat bocoran bahwa ada kesepakatan yang dibuat ketiga negara itu soal Suriah hingga membuat mereka bisa bersatu. Rencananya, Suriah bisa dipisah ke dalam wilayah-wilayah kekuatan regional informal dan Assad akan tetap menjabat sebagai presiden untuk setidaknya beberapa tahun.

Di sisi lain, seorang pejabat tinggi pemerintah Turki mengutarakan, pertemuan-pertemuan mendatang kemungkinan akan membahas soal peranan Assad di tengah resolusi damai konflik di Suriah ini.

"Apakah Assad akan berada di pemerintahan, hal itu akan dibicarakan nanti," kata pejabat tersebut.

(Silviana Dharma)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya