Bahkan, Wu mengungkapkan, China masih mempelajari kemungkinan pengiriman manusia ke bulan. Namun, fokus utamanya adalah menyiapkan robot untuk menjalankan misi di bulan. Beijing sedang membuat robot yang mampu mendarat dengan halus dan dikirim ke bulan pada sekira 2018.
”China akan bekerja sama dengan lembaga antariksa negara lain, seperti NASA,” kata Wu. Namun, Kongres AS melarang NASA bekerja sama dengan China karena alasan keamanan. Kemudian, program antariksa China juga bertujuan untuk melindungi keamanan nasional.
Beijing juga akan mendedikasikan program antariksanya untuk tujuan keamanan dan menentang perlombaan antariksa dengan negara lain. Presiden Xi Jingping menyerukan China harus memiliki kekuatan antariksa. Beijing juga sudah menguji coba misil anti-satelit.
Sementara, stasiun ruang angkasa yang masih beroperasi selain Tiangong milik China dan Stasiun Ruang Angkasa Internasional milik AS, Rusia, Jepang, dan Kanada yang dibangun 20 November 1998. Stasiun yang berada di orbit sekitar 6.542 hari itu pernah dikunjungi pesawat ulang-alik berawak sebanyak 88 kali dan tak berawak 94 kali.
(Rahman Asmardika)