KLATEN - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan Bupati Klaten, Sri Hartini pada Jumat 30 Desember kemarin, atas kasus dugaan suap. Lantas bagaimana reaksi orang-orang yang pernah dekat dengan Sri Hartini.
Mantan Bupati Klaten dua periode (2005-2015), Sunarna, mengaku ikut prihatin dengan penangkapan yang dialami Sri Hartini. Sunarna dan Sri Hartini memimpin Klaten pada periode 2010-2015.
Sunarna mengutarakan alasannya saat itu menggandeng Sri Hartini, istri dari mantan Bupati Klaten sebelumnya, Haryanto Wibowo, sebagai calon wakil bupati. Menurutnya, Sri Hartini merupakan salah satu kader terbaik PDIP Klaten.
"Alasannya, yang pertama karena bu Sri Hartini itu kader asli PDIP. Kedua, Sri Hartini merupakan kader terbaik. Itulah yang membuat saya memutuskan untuk menggandeng Sri Hartini," papar Sunarna saat dihubungi Okezone.
Selama lima tahun berdampingan dengan Sri Hartini, Sunarna mengaku roda pemerintahan berjalan dengan baik. Bahkan sebagai wakilnya, Sri Hartini bekerja sesuai koridor yang ada. "Bu Sri Hartini tidak neko-neko selama menjabat," ungkap Sunarna.