Karena alasan itulah, Sunarna mengizinkan istrinya, Sri Mulyani menjadi patner dari Sri Hartini untuk maju di Pilkada Klaten tahun lalu. Hasilnya, pasangan ini keluar sebagai juara dan dilantik sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Klaten pada 17 Februari 2016.
Dirinya berharap kasus yang menjerat Sri Hartini bisa selesai secara adil. Dia sendiri mengaku tak menduga kalau Sri Hartini akan terjerat kasus dugaan korupsi. "Semoga, bu Sri Hartini bisa menyelesaikan semuanya," pungkasnya.
Seperti diberitakan, Sri Hartini ditangkap bersama tujuh orang lainnya terkait dugaan suap promosi dan mutasi jabatan di Pemkab Klaten. Dari penangkapan ini, turut disita uang sekitar Rp2 miliar, 5.700 dollar AS dan 2.035 dollar Singapura.
(Risna Nur Rahayu)