SEMARANG - Insiden belasan siswa SMA I Mlongo, Jepara, Jawa Tengah, yang pingsan akibat terlambat datang ke sekolah menyisakan sedikit cerita tentang keteladanan.
Kepala Sekolah SMA I Mlongo, Gunawan, yang bertindak langsung menghukum para siswa datang terlambat itu ternyata ikut hujan-hujanan bersama mereka.
"Yang menutup (gerbang) kepala sekolahnya. Yang menghukum kepala sekolah dan dia ikut hujan-hujanan di situ," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Gatot Bambang Hastowo, Semarang, Sabtu (7/1/2017).
Insiden pingsan massal siswa SMA I Mlongo terjadi saat sekolahan tersebut menjadwalkan kegiatan kerja bakti pada pukul 06.30 WIB, kemarin. Sehari sebelumnya, SMA I Mlongo sudah memberitakan ke semua siswa agar datang ke sekolah maksimal tepat waktu.
"Terus anak-anak datang lebih jam 06.30 WIB atau 06.45 WIB begitu. Gerbang sudah ditutup. Anak-anak tidak bisa masuk. Anak-anak terlambat dihukum disiplin dilarang masuk ke sekolahan," ujar Gatot.