"Kami ingin lihat pandangan masyarakat dalam Pilkada DKI Jakarta," tuturnya
Menurutnya, tren elektabilitas Agus-Sylvi cenderung melamban, sebab mereka hanya mengalami kenaikkan 2,33 persen. Karena, masyarakat sudah tidak terkejut dengan kemunculan anak sulung dari SBY itu sebagai cagub DKI Jakarta.
"Agus-Sylvi di November 2016 nilai elektabilitasnya 27,93 persen. Dan kini hanya naik menjadi 30,25 persen," pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)