SEIRING kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Bali setelah dari Jakarta, datang pula keberkahan tersendiri bagi para pengusaha rental (penyewaan) mobil. Betapa tidak, mereka tengah panen berkat rombongan Raja Salman yang menyewa 360 unit mobil mewah.
(Baca: RAJA SALMAN: Raja Arab Pelesir ke Bali, Rental Mobil Panen)
Hal ini dikonfirmasi Kadis Pariwisata Bali AA Gede Yuniartha Putra. Disebutkan bahwa Raja Salman yang datang dengan 1.500 orang dalam rombongannya, membutuhkan setidaknya 360 mobil mewah.
“Jumlah yang terdata sekarang adalah 360 kendaraan mewah. Jenis mobilnya Toyota Alphard dan Mercedes-Benz. Semua habis terpesan dan bahkan ada beberapa rental harus tanya-tanya rental yang ada di Banyuwangi,” terang Gede Yuniartha.
Rinciannya 100 unit Toyota Alphard, 20 unit sedan Mercedes-Benz, serta sejumlah Limousine dan mobil Land Cruiser. Terus harga sewa yang harus dibayarkan Raja Salman?
Wuih, yang pasti mereka akan merogoh kocek hingga miliaran rupiah. Pasalnya dari semua mobil yang disewa, harga sewanya mulai dari angka Rp7 juta sampai Rp15 juta!
Untuk Raja Salman sendiri, khusus didatangkan dua mobil pribadi dari Saudi yang bermerk Mercedes-Benz S600 yang tentunya, sudah dimodifikasi semua sistem perlindungan dan keamanannya.
Nah, 360 mobil itulah yang nantinya akan mengekor mobil Raja Salman, plus diikuti 20 bus dan 45 truk yang membawa barang-barang keperluan Raja Salman dan rombongan.
Well, hal ini sedianya lumrah terjadi saat Raja Salman pelesiran. Seperti pada Juli 2016 lalu ketika melancong ke Vallauris, Prancis, Raja Salman sampa-sampai menyewa 500 mobil mewah.
Mengenai kedatangan Raja Salman ke Pulau Dewata, sudah dibeberkan sebelumnya oleh Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk RI Osama bin Mohammed Abdullah al-Shuaibi, bahwa sang raja tak ingin ada agenda resmi lainnya selain agenda liburan, plus liburan sang raja tertutup buat media.
“Raja ingin tidak ada agenda lain selain liburan. Dan kunjungan ini tertutup untuk media. Raja hanya akan menikmati suasana keindahan Bali dan menjadi bahan renungan bagi para delegasi yang mungkin akan kembali lagi ke Bali,” jelas Dubes Osama.
(Randy Wirayudha)