KITA mengenal Amerika Serikat sebagai negara adi daya, atau China sebagai negara maju yang kian diperhitungkan dunia. Siapa sangka, ada juga negara yang berdiri di dalam negara.
Ia adalah Kugelmugel, sebuah negara mikro di Austria.
Cikal bakal lahirnya Kugelmugel bermula pada 1971. Kala itu, seniman Austria Edwin Lipburger merancang dan membangun rumah berbentuk bulat di Katzledorf, Lower Austria.
Alasannya, bangunan bulat merepresentasikan bentuk alami yang kita temui sehingga lebih natural dan lebih dapat didiami ketimbang bangunan-bangunan persegi. Lipburger menamai rumahnya dengan Kugelmugel. Dalam bahasa Jerman, kugel berarti bulat dan mugel bermakna bidang bergelombang. Visi Lipburger tentang rumah ideal adalah gelembung yang mengapung dengan damai tanpa menyentuh rumput hijau.
Bagaimanapun juga, ide Lipburger terancam gagal diwujudkan. Pasalnya, Pemerintah Austria menemukan bentuk rumah tersebut amat tak biasa. Mereka menolak mengeluarkan izin khusus untuk pembangunannya, bahkan mengancam akan menghancurkan rumah idaman sang seniman.
Lipburger amat murka. Tetapi ia menemukan cara unik untuk menghentikan upaya Pemerintah Austria menghancurkan hasil karyanya. Dinukil dari Vintage News, Senin (13/3/2017), Lipburger mendeklarasikan rumah bolanya sebagai negara independen; Republik Kugelmugel.
Aksi ini justru menimbulkan lebih banyak masalah. Lipburger memutuskan tidak akan membayar pajak kepada Pemerintah Austria mengingat ia adalah presiden atas negaranya sendiri. Ia pun dibui selama 10 bulan. Tetapi kemudian diselamatkan berkat pengampunan dari Rudolf Kirchshläger, presiden Austria kala itu.
Republik Kugelmugel sejatinya hanyalah sebuah rumah unik berbentuk bola di Kota Wina, Austria. (Foto: Priwo/Wikipedia)
Pada 1982, Pemerintah Austria akhirnya setuju untuk tidak menghancurkan rumah bola Kugelmugel. Bahkan, mereka membantu memindahkan Kugelmugel ke Taman Prater Wina.
Lipburger sendiri terus mengklaim rumahnya sebagai negara independen. Ia mengelilingi Kugelmugel dengan kawat berduri dan memasang berbagai tanda yang memprotes Pemerintah Austria karena menentang ekspresi kebebasan seni.
Rumah bola itu memiliki alamat tunggal yaitu Anti-Fascism Square No.2. Alamat tersebut kemudian dipakai secara resmi oleh Pemerintah Kota Wina.
Lipburger meninggal pada Januari 2015. Republik yang didirikannya telah berkembang dan memiliki populasi lebih dari 650 warga negara bukan penduduk. Kini, rumah Kugelmugel dikelola Pemerintah Kota Wina sebagai atraksi wisata.