Sandi mengungkapkan, dalam pertemuan antara dirinya dengan para investor untuk menjawab keresahan para investor adanya perubahan suhu politik Pilkada DKI. Para investor juga merasakan diperlakukan kurang baik oleh rezim sebelumnya.
"Pemodal besar yang selama ini sudah berinvestasi di Jakarta dan di Indonesia melalui sektor real, pasar keuangan pasar modal, dan mereka menanyakan beberapa kebijakan yang selama ini dirasakan tidak berjalan dengan baik apa-apa yang dilanjutkan bagaimana juga keadaan kampanye posisi kampanye terakhir," tuturnya.
Oleh sebab itu, Sandi menekankan terhadap investor agar tidak menunggu waktu terlalu lama untuk investasi. Pasalnya, suhu investasi di Jakarta cukup aman dan tidak memiliki risiko besar.
"Ada beberapa minat untuk berinvestasi. Saya bilang jangan banyak tunggu setelah 19 April karena invest akan aman-aman saja," tutupnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)