HISTORIPEDIA: PD I, Amerika Serikat Nyatakan Perang Terhadap Jerman

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Kamis 06 April 2017 06:04 WIB
Ilustrasi tentara AS (Foto: US National Archive)
Share :

KETIKA Perang Dunia I pecah pada 1914, Presiden Amerika Serikat (AS) Woodrow Wilson berjanji untuk tetap pada posisi netral, sebuah posisi yang disenangi mayoritas warga Negeri Paman Sam. Namun, tensi meningkat antara AS dengan Jerman yang berupaya mengkarantina pulau-pulau milik Inggris.

Sejumlah kapal AS yang dikerahkan ke Inggris dirusak atau ditenggelamkan oleh Jerman. Berlin saat itu bahkan mengumumkan perang terbatas terhadap semua kapal, tanpa peduli milik pihak netral atau tidak, yang berupaya memasuki zona perang di sekitar Inggris pada Februari 1915.

Satu bulan kemudian, Jerman mengumumkan satu kapal penjelajahnya berhasil menenggelamkan kapal William P Fyre, kapal dagang AS. Presiden Woodrow Wilson murka, tetapi kemudian reda setelah Jerman meminta maaf dan menyebut serangan itu adalah kesalahan.

Pada 7 Mei 1915, Kapal Laut Lusitania milik Inggris diserang dengan torpedo tanpa peringatan di dekat perairan Irlandia. Dari 1.959 penumpang, 1.198 orang tewas, termasuk 128 warga AS. Pemerintah Jerman bersikeras mengklaim Lusitania membawa persenjataan, tetapi AS meminta perbaikan serta diakhirinya serangan terhadap kapal tak bersenjata serta kapal dagang.

Jerman kemudian berjanji pada Agustus 1915 untuk memprioritaskan keamanan penumpang sebelum menenggelamkan kapal. Tetapi, janji tersebut dilanggar pada November 1915. Jerman menenggelamkan kapal laut Italia tanpa peringatan sehingga menyebabkan 272 orang tewas, termasuk 27 warga AS.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya