Debat Capres Jadi Kesempatan Terakhir Le Pen Rayu Pemilih Prancis

Rahman Asmardika, Jurnalis
Kamis 04 Mei 2017 06:14 WIB
Calon Presiden Prancis, Marine Le pen dan Emmanuel Macron berpose menjelang debat Capres. (Foto: Reuters)
Share :

Bagi Le Pen, debat ini menjadi kesempatan besar terakhir untuk membujuk para pemilih mendukung program-programnya yang termasuk penanggulangan imigran ilegal dan mengganti euro sebagai mata uang negara.

Jajak pendapat menunjukkan Macron masih mempertahankan keunggulan dengan lebih dari 20 persen poin dibandingkan Le Pen. Mantan menteri berusia 39 tahun itu juga akan mendapatkan dukungan dari para simpatisan yang semula mendukung capres Jean-Luc Melenchon dan Presiden Prancis Francois Hollande.

Jika berhasil menang dalam Pilpres ini, maka Macron akan menjadi presiden termuda dalam sejarah Prancis di usianya yang baru menginjak 39 tahun. Sebelumnya gelar itu dipegang oleh jenderal legendaris Prancis, Napoleon Bonaparte yang memimpin negeri itu pada usia 40 tahun.  

Dibandingkan Pilpres-pilpres sebelumnya, perhelatan kali ini lebih banyak mendapat sorotan dunia karena tidak hanya akan menentukan masa depan politik Prancis tetapi juga Eropa dan dunia. Berbagai isu penting seperti Frexit, pengungsi, dan isu keamanan menjadi agenda yang dikedepankan kedua kandidat akan memperlihatkan seperti apa kebijakan Prancis lima tahun mendatang.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya