JAKARTA - Ketua Presidium Alumni 212, Ustadz Ansufri Idrus Sambo mengatakan, aksi persekusi yang diduga dilakukan oleh anggota Front Pembela Islam (FPI) dianggap wajar, karena pimpinannya dilecehkan.
"Itu urusan pribadi-pribadi. Kalau Anda punya keluarga, terus keluarga Anda dihina, Anda tersinggung enggak. Jadi kalau FPI merasa tersinggung karena ulamanya dihina, menurut saya wajar," kata Ustadz Sambo di Jalan Laturharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (2/6/2017).
Menurutnya, pemerintah dan aparat hukum turut bertanggung jawab. Pasalnya terjadi adanya pembiaran kriminalisasi yang ditujukan kepada para ulama dan aktivis.
"Dan saya lihat ini ada pembiaran dari yang di pusat (pemerintah). Karena ada pembiaran jadinya ada reaksi dari FPI," tambahnya.