MEDAN – Forum Umat Islam (FUI) Sumatera Utara menegaskan jika terduga pelaku teror yang menyerang Markas Polda Sumatera Utara pada saat Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah, Minggu 25 Juni 2017 bukanlah kader maupun anggotanya.
Hal itu ditegaskan Ketua Umum (Ketum) FUI Sumut, Idra Suheri kepada wartawan, di Medan, Selasa (4/7/2017).
Penegasan tersebut sekaligus menepis rumor yang mengaitkan salah seorang terduga pelaku berinisial SP dengan FUI.
"Terduga teroris berinisial SP bukanlah anggota atau kader FUI. Dia juga tidak pernah terlihat dalam setiap kegiatan Aksi Bela Islam atau kegiatan ormas-ormas Islam lainnya di Medan, Sumut. Isu tersebut tidak benar atau hoax," tegas Indra.
Indra menyebutkan, aksi pembunuhan atau teror yang dilakukan seseorang dengan mengatasnamakan Islam adalah tindakan yang dilarang, apalagi sampai menghilangkan nyawa orang lain.