Selain itu, lanjut Habib Rizieq, kasus tersebut tak terlepas dari peranan Hermansyah yang kerap membela habaib dan ulama dalam melawan ketidakadilan. Sehingga, dirinya meminta aparat untuk mencari dan menangkap pelaku serta memprosesnya di hadapan hukum.
"Kita wajib mendorong aparat penegak hukum untuk mencari, mengejar, dan memburu, menangkap dan memproses hukum para pelaku penganiayaan dan upaya pembunuhan kepada Bapak Hermansyah," ujarnya.
Habib Rizieq menambahkan, seluruh komponen umat Islam harus meningkatkan kewaspadaan diri dan siaga dalam menghadapi segala kemungkinan yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
Sekadar informasi, Hermansyah dikeroyok dan ditusuk saat tengah mengendarai mobil bersama istrinya di KM 6 Tol Jagorawi pada Minggu 9 Juli 2017 sekira pukul 03.00 WIB. Saat itu, Hermansyah bersama sang istri hendak pulang ke rumahnya di kawasan Depok dari arah Jakarta.
Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka di bagian kepala, leher dan tangan. Ia kemudian ditolong petugas Jasa Marga dan dilarikan ke RS Hermina, Depok. Usai dioperasi, Hermansyah dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto.
(Arief Setyadi )