Image

Keluarga Harap Pihak Kepolisian Usut Kasus Hermansyah dengan Keadilan

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Minggu, 23 Juli 2017 - 07:40 WIB
Dua pelaku pengeroyokan Pakar IT Hermansyah. Foto Antara/Indrianto Eko Dua pelaku pengeroyokan Pakar IT Hermansyah. Foto Antara/Indrianto Eko

JAKARTA - Ahli Telematika (IT) dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Hermansyah menjadi korban pembacokan di Tol Jagorawi pada Minggu 9 Juli 2017. Polisi berhasil menangkap empat orang terkait peristiwa tersebut.

Akan tetapi, pihak keluarga korban hingga kini masih berharap agar 4 pelaku tersebut dikenakan pasal percobaan pembunuhan bukanlah pasal penganiyayaan.

“Tentang 4 orang yang melakukan pengeroyokan kepada Hermansyah menurut saya ini seharusnya dikenakan ke pasal percobaan pembunuhan. Tetapi oleh petugas laporan Polres Jaktim hanya ditulis pasal penganiyayaan saja,” papar kuasa hukum Hermansyah, Ikhwan ketika berbincang dengan Okezone, Minggu (22/7/2017).

Menurutnya, saat ini pihak keluarga hanya mengikuti perkembangan kasus yang menimpa Hermansyah melalui media massa.

“Jadi orang yang diduga melakukan percobaan pembunuhan itu sudah ditangkap 4 orang dan 2 orang masih buron. Saya mendengar dari media sesorang perempuan akan menyerahkan diri. Mengenai pemeriksaan kemarin terhadap 1 orang itu kami tidak ingin berkomentar karena tidak melihatnya sendiri. Itu wewenang pihak Kepolisian, namun kami meminta kepolisian untuk bersikap profesional dalam mencari fakta-fakta hukum,” jelasnya.

Ikhwan juga menuturkan bahwa ia bersama pihak keluarga Hermansyah ingin secepatnya pihak Kepolisian menegakan keadilan dengan menangkap dan bersikap jujur dalam kasus yang menimpa pakar ahli telematika ini.

“Saya minta untuk pihak kepolisian mengakan keadilan secepatanya dengan menangkap dan bersikap jujur, dalam keadlian kejujuran itu penting sekali. Keadlian yang bekerja dengan sesuai dan aturan perundang-undangan yang profesional seperti mencari saksi dan janganlah beropini dulu,” kata Ikhwan.

Ikhwan melanjutkan, pihaknya mengatakan bahwa kepolisian sering membuat opini dalam kasus ini karena dari awal kejadian ini hanya dianggap sebagai kecelakaan biasa. “Dari awal ada kasus ini hanya beropini bahwa ini adalah kecelakaan mobil biasa, jadi kami kecewa sekali,” ungkapnya.

khwan pun berharap dengan bergantinya Kapolda baru yakni Irjen Pol Idham Aziz dapat membawa angin segar dalam penegakan hukum di Polda Metro apalagi dalam kasus Hermansyah ini.

“Saya juga berharap sekali dengan adanya Kapolda Metro Jaya yang baru ini akan dapat membawa angin segar guna memberikan penegakan hukum di Polda Metro dan termasuk dalam hasus yang menimpa pak Hermansyah ini,” tuturnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming