JAKARTA - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengakui telah mendapatkan update informasi terkait pemeriksaan Novel Baswedan oleh pihak kepolisian di Singapura, pada hari ini.
Febri menjelaskan, bahwa penyidik senior KPK tersebut dikonfirmasi sekira 20 pertanyaan oleh jajaran Korps Bhayangkara seputar peristiwa teror penyiraman air keras di kediaman Novel Baswedan, pada 11 April 2017.
"Jadi 20 pertanyaan yang ditanyakan (Polri), jadi berkisar yang terkait dengan peristiwa pada tgl 11 april dan kronologi sebelum dan setelah itu," kata Febri di kantornya, di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (14/8/2017).
Kata Febri, pada pemeriksaan tersebut, Novel hanya menjawab apa adanya seperti yang dilihat serta diketahuinya pada saat kejadian nahas yang membuat kerusakan terhadap dua matanya.
"Tentu yang (dijawab) yang hanya diketahui oleh Novel Baswedan. Nanti kita harap setelah proses pemeriksaan ini, ada analisis lebih lanjut," jelas Febri.