OKEZONE FILES: Pernah ke Waduk Jatiluhur? Mesti Tahu Sejarah Pembangunannya

Hantoro, Jurnalis
Jum'at 25 Agustus 2017 07:31 WIB
Waduk Jatiluhur. (Foto: Ist)
Share :

Kemudian ternyata pekerja-pekerja dari Prancis tidak pernah menyelesaikan pembangunan Waduk Jatiluhur. Pada 15 Oktober 1965, atau 15 hari setelah pecah G 30 S PKI, mereka kembali ke negaranya. Ketika itu sebagian konstruksi menara pelimpah utama bagian atas belum selesai dan bendungan pelana Pasirgombong Barat dan Timur sama sekali belum dibuat. Penyelesaian pekerjaan yang tersisa tersebut dilaksanakan secara swakelola oleh tenaga ahli dari Indonesia dengan memanfaatkan peralatan yang ditinggalkan.

Selanjutnya saat peresmian Waduk Jatiluhur oleh Presiden Soeharto, pekerjaan masih belum selesai 100 persen. Pelimpah pembantu yang berada di tumpuan kiri Bendungan Pelana Ubrug belum sesuai rencana awal, yakni penggunaan pintu radial di kedua jendelanya. Hal itu disebabkan biaya untuk penyelesaian tidak ada lagi.

Supaya Bendungan Jatiluhur dapat beroperasi sesuai rencana, dilakukan inovasi-inovasi pembangunan, terutama terkait elevasi banjir maksimum. Lalu akhirnya peresmian dilakukan oleh presiden kedua RI, Jenderal HM Soeharto, pada 26 Agustus 1967. Diketahui, hingga pembangunan Bendungan Ir H Djuanda selesai jumlah biaya yang dikeluarkan mencapai USD230 juta. Biaya ini meliputi biaya dalam bentuk dolar dan rupiah.

(Hantoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya