Wah! Balas Misil Kim Jong-un, Korsel Gelar Latihan Peluncuran Rudal ke Korut

Djanti Virantika, Jurnalis
Senin 04 September 2017 11:44 WIB
Latihan peluncuran rudal Korea Selatan di lepas pantai timur. (Foto: Getty Images/AFP)
Share :

SEOUL – Korea Utara (Korut) kembali melakukan uji coba bom hidrogen pada Minggu 3 September 2017. Uji coba kali ini terbilang sangat kuat karena mengakibatkan gempa 6,3 skala Richter (SR) di sekitar lokasi. Getaran seismik tak lazim yang berpusat di Korut ini tercatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada pukul 10.30 WIB.

Menyikapi tindakan yang dilakukan Korut, Korea Selatan (Korsel) langsung melakukan latihan rudal. Latihan ini menyimulasikan sebuah serangan ke lokasi uji coba nuklir Korut.

Latihan live-fire ini dilakukan untuk melihat rudal balistik yang diluncurkan dari jet tempur dan tanah. Korsel menggelar latihan ini untuk menunjukkan bahwa mereka telah melakukan persiapan tinggi guna menghadapi rudal Korut.

BACA JUGA: Uji Coba Bom Hidrogen Korut Mengakibatkan Gempa 6,3 SR

Menurut juru bicara militer Korea Selatan, Kolonel Jenderal Roh Jae-cheon, pada latihan ini, target simulasi rudal adalah Punggye-ri, Kabupaten Kilju, Korea Utara. Tempat tersebut menjadi tujuan karena Korea Utara melakukan pengujiannya di sana.

"Pelatihan tersebut menunjukkan tekad militer Korea Selatan untuk menghancurkan tidak hanya asal usul provokasi, tetapi juga kepemimpinan musuh dan pasukan pendukung jika mereka mengancam keamanan rakyat kita," kata Kolonel Jenderal Roh Jae-cheon, juru bicara militer, sebagaimana dikutip dari BBC, Senin (4/9/2017).

BACA JUGA: Kompak! Dunia Internasional Kecam Uji Coba Nuklir Keenam Korut

Latihan peluncuran rudal ini dilakukan setelah Kepala Pertahanan Amerika Serikat (AS), James Mattis, memperingatkan bahwa tindakan yang dilakukan Korut akan memicu adanya tanggapan militer dalam skala besar. Pasalnya, bom hidrogen yang diuji coba Korut kali ini, memiliki cakupan jarak yang terbilang jauh. Sehingga, tak hanya mengancam negara di sekitar Korut, tapi juga negara yang jaraknya jauh dari sana.

Korea Selatan dan AS pun sepakat untuk membuat persiapan sejak dini. Negeri Ginseng akan melipatgandakan muatan maksimum rudal balistiknya dan terus melakukan latihan.

BACA JUGA: Astaga! Korut Klaim Lakukan Uji Coba Nuklir Keenam

Tindakan yang dilakukan Korut pada kemarin ini memang mendapat kecaman dari berbagai pihak. Pasalnya, uji coba peluncuran rudal tak hanya dilakukan kali ini. Pada Selasa 29 Agustus 2017, Korut juga meluncurkan rudal ke perairan Hokkaido, Jepang.

Sanksi telah diberikan PBB atas tindakan yang terus-menerus dilakukan oleh Korut tersebut. Namun, Pyongyang terus menolaknya dan tetap melakukan pengembangan dan peluncuran rudal. Pertemuan darurat juga langsung dilakukan Dewan Keamanan PBB pada Senin (4/9/2017) untuk membahas tindakan yang harus dilakukan kepada Korut guna menjaga keamanan masyarakat di sekitar wilayah tersebut serta di dunia. (DJI)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya