BEKASI – Adrian Rico Palupi (25) pelaku pembakaran rocket flare yang menewaskan Catur Juliantono (32) saat laga persahabatan Indonesia versus Fiji di Stadion Patriot Chandrabaga, Kota Bekasi, menyesalkan perbuatannya. Adrian meminta maaf kepada keluarga korban dan seluruh suporter timnas Indonesia.
“Saya tidak sengaja dan saya minta maaf kepada keluarga dan seluruh suporter sepak bola," kata Adrian, Selasa (5/9/2017).
Adrian Rico kini ditahan di Mapolres Metro Bekasi. Dia ditangkap di rumahnya kawasan perumahan Bekasi Timur Regency, Cimuning, Kota Bekasi, dini hari kemarin. Saat merilis kasusnya, Adrian mengenakan baju tahanan dan penutup muka, ikut dihadirkan ke depan awak media. Ia tertunduk lesu saat kamera wartawan menyorotnya.
Dia mengakui membakar rocket flare saat menonton laga timnas Indonesia melawan Fiji di Stadion Patriot Chandrabaga, pada Sabtu 2 September 2017. Namun, Adrian mengatakan sama sekali tidak sengaja mengarahkan flare itu ke bangku tempat korban duduk di tribun timur. Ia mengaku ingin mengarahkan flare itu ke atas.
(Baca juga: Pembakar Flare yang Tewaskan Suporter Timnas Ditangkap)