MATA dunia masih tertuju ke Rakhine, tempat para Muslim Rohingya terjebak dalam krisis kemanusiaan. Bantuan dari berbagai negara pun mengalir untuk Muslim Rohingya.
Duta Basar Amerika untuk PBB, Nikki Haley, mengingatkan Myanmar meskipun Washington mendukung upaya memadamkan kekerasan di Rakhine, bantuan kemanusiaan harus sampai ke tangan mereka yang membutuhkannya.
BACA JUGA: Ya Ampun! Sudah 270 Ribu Muslim Rohingya Ngungsi ke Bangladesh
“Amerika menyambut baik Pemerintah Myanmar menyatakan komitmen bantuan kemanusiaan untuk semua orang yang mengungsi karena kekerasan, namun terus mendesak Myanmar agar memastikan bantuan sampai ke tangan mereka yang membutuhkan, secepatnya, dan bantuan disampaikan dengan cara yang melindungi HAM dan martabat mereka," kata Haley.
BACA JUGA: Protes Merebak di Berbagai Negara, Dunia Masih Soroti Krisis Rohingya
Sebelumnya, pada Jumat 8 September, Kementerian Luar Negeri Amerika menyatakan sangat terfokus dalam memulihkan bantuan untuk Rakhine dan sangat prihatin karena terus munculnya laporan mengenai tuduhan pelanggaran HAM di kawasan tersebut.
Patrick Murphy, Deputi Asisten Menteri Urusan Asia Tenggara, mendesak semua pihak untuk mengambil langkah-langkah guna meredakan ketegangan. Menurutnya, sejak Agustus, lebih dari 200 ribu pengungsi telah lari ke Bangladesh untuk menghindari kekerasan.
BACA JUGA: Mantap! Iran Siapkan 40 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Muslim Rohingya
Ia menambahkan, jumlah pengungsi yang berada di Myanmar tidak diketahui, tetapi mereka terdiri dari warga Rohingya dan bukan Rohingya. (DJI)
(Rifa Nadia Nurfuadah)