AMBON - Sedikitnya 14 dari 30 desa yang tesebar pada lima kecamatan di Kota Ambon hingga kini belum menerima alokasi dana desa (ADD) maupun dana desa (DD) tahun 2017.
"Sebanyak 16 desa lainnya sudah menerima ADD maupun DD tahap pertama sebesar 60 persen," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Desa Kota Ambon Mintje Tupamahu saat memberikan keterangan dalam rapat dengan Komisi I DPRD Kota Ambon, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (20/9/2017).
Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I Saidna Ashar Bintahir dalam rangka evaluasi dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) di Kota Ambon itu juga diikuti kepala desa dan raja yang berjumlah 30 orang, camat dari lima kecamatan, Kepala Inspektorat Kota Ambon dan juga bidang pemerintahan Kota Ambon.
Mintje menyebutkan ke-14 desa tersebut adalah Negeri Amahusu dan Desa Urimesing di Kecamatan Nusaniwe, Desa Passo, Desa Latta di Kecamatan Baguala, Desa Negeri Lama, Desa Waiyame, Desa Tawiri, Desa Hative Besar di Kecamatan Teluk Ambon, Desa Ema, Desa Kilang, Desa Naku, Desa Hatalai, Desa Hutumuri, dan Desa Rutong di Kecamatan Leitimur Selatan.
Mintje mengatakan 14 desa itu belum bisa menerima jatah ADD maupun DD tahun 2017 karena masih dalam tahap evaluasi penggunaan anggaran ADD dan DD tahun 2016.