KLUNGKUNG - Menyikapi perkembangan aktivitas Gunung Agung yang terus meningkat sejak Jumat malam 22 September 2017, masyarakat diimbau yang berada dalam radius 12 km segera mengungsi ke pos-pos pengungsian yang sudah ditetapkan demi kenyaman dan keselamatan bersama.
Diharapkan dalam melakukan pengungsian masyarakat lebih mengutamakan keselamatan jiwa dibandingkan harta benda.
Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengingatkan kepada para pengungsi selama berada di tempat pengungsian agar selalu menjaga kesehatan.
"Kita hanya bisa pasrah dan jangan lupa berdoa untuk keselamatan bersama," ujarnya saat mengunjungi para pengungsi di GOR Sweca Pura, Desa Gelgel, Klungkung, Sabtu, (23/9/2017).
Sudikerta menyerahkan berbagai macam bantuan seperti beras, bawang putih, bawang merah, cabe, garam, sayur-sayuran dan juga selimut.
Diharapkan sumbangan tersebut dapat meringankan beban para pengungsi dan memenuhi kebutuhan pangannya.
Setelah meninjau tempat pengungsian GOR Swecapura, Klungkung, Wagub Sudikerta juga meninjau tempat pengungsian di Lapangan Desa Ulakan, Kecmatan Manggis, Karangasem, dan beberapa tempat pengungsian lainnya diwilayah Karangasem.
Sudikerta juga menyerahkan bantuan berupa sembako, selimut dan terpal untuk tenda, dan kepada pengungsi.
Sudikerta mengingatkan untuk menjaga kesehatan dan jangan lupa berdoa untuk keselamatan. Data pengungsi di Desa Ulakan tercatat sebanyak 1.268 lebih.
Sedangkan data pengungsi terbaru di posko utama Tanah Ampo sampai dengan jam 12.00 Wita tercatat sebanyak 15.142 jiwa.
(Rachmat Fahzry)