Bagikan Ratusan KIP di Buleleng, Jokowi: Jangan Dipakai Beli Pulsa

Nurul Hikmah, Jurnalis
Rabu 27 September 2017 03:33 WIB
Foto: Nuruk Hikmah/Okezone
Share :

BULELENG-  Presiden Joko Widodo  membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada sekitar 885 siswa di Kabupaten Buleleng.

Dalam acara yang bertajuk Penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja, Selasa 26 September 2017, Presiden Jokowi didampingi Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

Jokowi memuji serta mengapresiasi penuh dua siswa SMA Bali Mandara yang telah berhasil meraih medali emas dalam olimpiade Science di Los Angeles Convention Center, Amerika Serikat. Kedua anak berprestasi itu adalah Made Radikia Prasanta dan Bagus Putu Satria Suarima Putra, yang berhasil menyisihkan 78 peserta dari seluruh dunia dengan penelitiannya berupa Alat untuk memprediksi cuaca dalam radius 10 km.

Capaian itu menurutnya tentu saja telah mengharumkan nama Indonesia, Bali khususnya Buleleng yang selalu menjadi perhatian pemerintah baik pusat maupun daerah. Dia berpendapat sudah seperti itulah anak-anak Indonesia, khususnya Buleleng, menjadi pintar dan tugas pemerintah memfasilitasi.

“Saya percaya anak-anak di sini semua pintar-pintar, keadaan wilayah Buleleng yang panas dan lebih terbelakang daripada wilayah lain di Bali jangan dijadikan alasan untuk tidak berprestasi, apalagi pemerintah sekarang sudah memfasilitasi pendidikan dengan sangat baik,” katanya.

Pembagian kedua kartu itu menurutnya adalah sebuah upaya pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak Indonesia serta perlindungan sosial bagi para keluarga prasejahtera.

Jokowi berpesan kepada seluruh peserta penerima KIP dan KHP, agar menggunakan kedua fasilitas itu dengan sebaik-baiknya. “Silakan buat beli keperluan sekolah, dan keperluan rumah tangga, jangan digunakan untuk beli pulsa atau beli rokok suaminya,” tutur dia.

Sementara itu sebelumnya Menteri Sosial Kofifah Indar Parawansa menyatakan jika pendistribusian KIP dan KHP di Singaraja ini adalah program pemerintah dalam rangka pemerataan pendidikan di Indonesia serta mensejahterakan keluarga Indonesia.

Besaran bantuan yang didapatkan para pelajar penerima bantuan ialah sebesar Rp450 ribu per tahun untuk yang berada di tingkat SD, Rp750 ribu bagi yang berada di tingkat SMP, dan Rp1 juta bagi pelajar SMA atau SMK.

Sementara bagi penerima PKH, pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp1.890.000 bagi tiap penerima. Dana total yang tersedia dalam kartu PKH itu dapat diambil sebanyak empat kali melalui bank yang telah ditunjuk pemerintah. "Di dalam PKH ada anggaran Rp 1.890.000. Itu dipakai untuk pendidikan anak dan keperluan gizi anak-anak," ujarnya.

(Ranto Rajagukguk)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya