KARANGASEM - Berdasarkan laporan Anwar Sidiq petugas Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Agung tercatat pada Jumat (29/9/2017) sekira pukul 06:00-12:00 Wita secara visul, Gunung Agung terus mengeluarkan asap kawah bertekanan lemah. Awan panas berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan membumbung dengan tinggi sekira 100-200 m di atas kawah puncak.
Sementara itu cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat. Suhu udara 23-31 °C dan kelembaban udara 62-88 persen.
Secara kegempaan vulkanik dangkal telah terjadi sebanyak 54 kali, untuk gempa vulkanik dalam sebanyak 173 kali, Tektonik Lokal ada 11 kali, dan gempa Terasa terjadi 2 kali.
Pihaknya merekomendasikan untuk masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 9 km dari Kawah Puncak Gunung.
Pihaknya juga menambah perluasan sektoral ke arah Utara-Timur laut dan Tenggara-Selatan-Baratdaya sejauh 12 km. Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual
Sementara itu seiring dengan meningkatnya aktivitas Gunung Agung jumlah pengungsi pun meningkat. Berdasarkan data Badan Penangulagan Bencana Daerah saat ini jumlah pengungsi sudah tembus 144.389 jiwa dari 475 titik pengungsian di 9 kabupaten/kota se-Bali.
(Mufrod)