Sejarah Balai Kota Jakarta, Kantor Pemerintahan 3 Negara

Ahmad Sahroji, Jurnalis
Rabu 18 Oktober 2017 06:22 WIB
Balai Kota Jakarta (Foto: Okezone/Iqbal)
Share :

JAKARTA - Sebelum menjadi tempat kerja resmi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Balai Kota Jakarta yang berada di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, memiliki perjalanan sejarah yang cukup panjang.

Sebelum akhirnya dimiliki hak guna bangunan sepenuhnya oleh pemerintah RI, gedung ini tercatat pernah digunakan sebagai kantor pemerintahan baik oleh Belanda, maupun Jepang pada massa kolonial.

Dikutip dari Jakarta.go.id, gedung ini dibangun pada abad ke-19 dengan gaya Tuscan. Semula tempat ini digunakan sebagai tempat kediaman Burgemeester (walikota) disamping untuk kantor penyelenggara pemerintahan Kota Jakarta.

Baru kemudian menjadi kantor Balai Kota sepenuhnya, setelah rumah kediaman resmi walikota dibuatkan di Jalan Suropati Nomor 7, Jakarta Pusat.

Pada saat terjadi pemekaran Kota Batavia ke arah selatan (Weltevreden) pada tahun 1913, kantor-kantor pemerintahan juga ikut berpindah. Kantor Balai Kota (Stadhuis) berpindah dari Batavia lama ke Jalan Tanah Abang Barat Nomor 35. Kemudian pada tahun 1919 pindah ke Jalan Medan Merdeka Selatan Nomor 8-9 Jakarta Pusat.

Adapun bangunan Nomor 8 dipergunakan sebagai kantor dan tempat kediaman Residen Jawa Barat, sedangkan bangunan Nomor 9 dipergunakan untuk kantor Gemeente Batavia dan rumah kediaman Burgemeester. Pada tanggal 1 Oktober 1926 kantor Gemeente Batavia diganti menjadi kantor Stads Gemeente Batavia sampai masa pemerintahan Jepang.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya