Namun, Pemerintah Argentina menolak permohonan Ossola karena menganggap pernikahan yang dilakukan pemuda itu ridak didasari ketulusan. Ossola diduga hanya menginginkan uang pensiunan dan jaminan dari pemerintah agar tak susah payah bekerja.
Ossola sendiri bersikeras jika cintanya pada sang istri merupakan perasaan yang murni dan tulus. Ia dengan kekeuh menyatakan akan terus berjuang agar permohonannya untuk pensiun diterima.
"Jika saya harus pergi ke Mahkamah Agung, saya akan melakukannya. Penolakan atas permintaan saya tidak berdasar dan saya tidak akan mengkhianati keinginan terakhir Yolanda dan janji yang saya buat padanya. Saya mencintai Yolanda dengan cara yang murni. Perasaan kehilangan, akan menemani saya sepanjang sisa hidup saya," ujar Ossola.
Untuk diketahui, Pemerintah Argentina mengizinkan pernikahan antar keluarga besar. Pernikahan yang diizinkan tersebut adalah pernikanan antara sepupu, antara keponakan dan bibi serta antara keponakan dan paman.
(Rufki Ade Vinanda)