BEIJING – Upaya apa pun akan dilakukan oleh seorang suami untuk menyelamatkan keluarganya. Contohnya ada pada seorang pria yang mengirimkan pesan video berisi permohonan kepada Presiden China Xi Jinping agar istri dan anak laki-lakinya tidak direpatriasi ke Korea Utara (Korut).
Pria yang diketahui bernama Lee itu adalah seorang pembelot Korut. Ia lari ke Korea Selatan (Korsel) pada 2015. Namun, istri dan anaknya tetap tinggal di Korut hingga turut bersama puluhan orang menyeberang ke China secara diam-diam.
Istri dan anak Lee ditangkap bersama 10 orang asal Korut lainnya di Shenyang pada 4 November. Lee memohon agar keduanya tidak dipulangkan ke asalnya karena akan mendapat hukuman berat atau menjadi tawanan politik di Korea Utara.
“Saya berharap Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menganggap anakku sebagai cucu mereka dan mengirimnya ke negara bebas, Korea Selatan. Tolong kami. Selamatkan keluargaku dari repatriasi. Sebagai ayah, saya memohon Anda berdua menolong keluarga saya. Tolong,” pinta Lee dalam rekaman video, mengutip dari BBC, Sabtu (11/11/2017).
“Saya bisa mendengar anakku memanggil-manggil. Saya bisa melihat dia ada di sel yang dingin, menangisi ketidakhadiran ayahnya. Saya tidak bisa hanya berdiam diri,” sambung Lee.