Sebelum hilang, seorang komandan Angkatan Laut Argentina Gabriel Galeazzi mengatakan bahwa kapal tersebut melaporkan adanya masalah listrik. Namun, tak lama kemudian kapal itu hilang kontak sekira 428 kilometer dari pantai.
"Kapal selam itu muncul dan melaporkan adanya malfungsi, itulah sebabnya mereka diperintahkan untuk kembali ke pangkalan angkatan lautnya di Mar del Plata," kata Galeazzi.
BACA JUGA: Sebelum Hilang, Kapal Selam Argentina Gagal Kirim Sinyal Sebanyak 7 Kali
Namun, menurut Galeazzi, hal tersebut seharusnya tidak menimbulkan keadaan darurat. Sebab, kapal selam itu tetap bernavigasi secara normal di bawah air dengan kecepatan lima knot menuju Mar del Plata.
"Sebuah kapal perang memiliki banyak sistem cadangan, memungkinkannya berpindah dari satu tempat ke tempat lain saat terjadi kerusakan," kata Galeazzi.