Terletak di antara India dan China, Nepal perlu menyeimbangkan kedudukan. Tetapi hasil pemilu ini akan menentukan negara manakah yang akan lebih didukung Nepal. Kedua negara itu mencari keuntungan dari potensi Nepal yang kaya akan sumber tenaga air.
Pemilu Nepal ini berlangsung di tengah setidaknya 30 insiden ledakan di negara tersebut. Kelompok pemberontak Maois disalahkan untuk berbagai insiden tersebut. Berbagai peristiwa itu seakan mengingatkan Nepal betapa mereka ingin meninggalkan kekerasan dan ketidakstabilan di belakang.
Rumah bagi salah satu gunung tinggi dunia, Everest, dan negara miskin, Nepal bergantung pada pariwisata dan bantuan. Lebih dari seperlima dari total 28 juta warganya hidup hanya dengan pendapatan kurang dari USD1,90 (Rp25.214) per hari. Sebagian kawasan Nepal juga masih memulihkan diri dari dampak gempa yang menewaskan 9.000 orang pada 2015.
(Rifa Nadia Nurfuadah)