Data dari Dinas Kesehatan setempat mencatat, penyakit difteri pertama kali ini menyerang 22 warga Kampung Cijambu, Desa Pasir Jambu, Kecamatan Maniis yang secara teritorial merupakan wilayah perbatasan antara Purwakarta-Cianjur. Bahkan, saat itu ada seorang anak lima tahun di wilayah itu meninggal dunia akibat terjangkit penyakit mematikan tersebut.
Sejak saat itu, Purwakarta dinyatakan berstatus waspada Difteri. Khususnya di wilayah perbatasan Maniis dengan wilayah yang masuk Cianjur. Meski demikian, Kecamatan Maniis bukan merupakan wilayah endemis difteri. Status waspada ini, hanya karena disebabkan penyakit tersebut baru ditemukan di wilayah tersebut.
Di 2016 lalu, kejadian tersebut terulang. Saat itu, ada sekitar 32 pasien yang terpapar difteri. Bahkan, seorang anak warga Desa Cisalada, Kecamatan Jatiluhur, meninggal dunia akibat penyakit ini. Dengan adanya kasus itu, maka difteri di Purwakarta menjadi kejadian luar biasa (KLB).
(Fiddy Anggriawan )