JAKARTA – Jenderal Gatot Nurmantyo berpesan kepada prajurit TNI untuk teguh memegang prinsip netralitas dan memedomani Sapta Marga sumpah prajurit.
Gatot menyampaikan pesan tersebut terkait tantangan tahun politik 2018 di tengah percepatan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Menghadapi tantangan ini saya ingin ingatkan prajurit TNI untk sungguh-sungguh. Teguh memegang prinsip netralitas serta terus pedomani Sapta Marga sumpah prajurit dalam langkah dan tindakan,” pesan Gatot saat upacara serah terima jabatan Panglima TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (9/12/2017).
Menurut Gatot, dengan memegang prinsip netralitas dan memedomani sumpah prajurit, akan menjamin efektivitas tugas TNI. “Sekaligus penyanggah utama kokohnya NKRI,” tegas Gatot.
Selain itu, dalam menghadapi tantangan tahun politik mendatang, mantan Panglima TNI itu mengajak prajurit untuk memperkokoh persatuan, Bhinkea Tunggal Ika.
“Keberagaman bangsa harus dijaga agar utuh dan terikat kuat dalam bingkai NKRI. Perbedaan bangsa ini harus dirawat agar satu ikatan,” tegasnya.
(Baca Juga: Resmi, Marsekal Hadi Tjahjanto Pegang Tongkat Komando Panglima TNI)
Sekadar diketahui, serah terima jabatan Panglima TNI berlangsung hari ini di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Jenderal Gatot Nurmantyo resmi menyerahkan tongkat komando Panglima TNI ke Marsekal Hadi Tjahjanto.
Berdasarkan pantauan Okezone di Lapangan Apel B3 Mabes TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo resmi memberikan tongkat komando Panglima TNI kepada Marsekal Hadi Tjahjanto di hadapan para prajurit TNI.
Setelah memberikan tongkat komando, Gatot pun langsung membawa panji bendera dan langsung memberikannya kepada Hadi yang kini seorang Panglima TNI.
Kemudian, Jenderal Gatot dan Marsekal Hadi pun langsung menuju meja untuk menandatangi surat serah terima jabatan.
Bahkan, ketika prosesi sertijab ini, tampak sejumlah pesawat tempur milik TNI AU beterbangan di langit lokasi ini.
(Erha Aprili Ramadhoni)