Yudi Penderita Obesitas Kerap Minta HP Android Sebelum Meninggal Dunia

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis
Selasa 12 Desember 2017 11:44 WIB
Yudi Penderita Obesitas Semasa Hidup Bersama sang Ibu (foto: Sindonews)
Share :

KARAWANG - Suasana duka masih menyelimuti kediaman almarhum Yudi Hermanto (33), penderita obesitas seberat 310 kilogram yang meninggal dunia setelah sepekan dirawat di RSUD Karawang. Ternyata sebelum menghembuskan nafasnya pada Minggu 10 Desember 2017, Yudi kerap meminta dibelika handphone (HP) android.

Ibunda Yudi, Siti Zaenah, saat ditemui di rumahnya di Kampung Pancasila, Desa Sirnabaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat menyimpan penyesalan mendalam atas meninggalnya Yudi.

Sebelum meninggal, ternyata Yudi berkali-kali meminta dibelikan HP android. Namun, karena tidak punya uang dia hanya bisa menjanjikan akan membelikannya setelah sembuh.

"Saya kumpulkan uang sedikit demi sedikit agar bisa membelikan handphone untuk anak saya. Uang yang saya kumpulkan belum cukup untuk membeli handphone android jadi saya minta anak saya untuk bersabar menunggu. Satu hari sebelum meninggal anak saya bertanya lagi apakah uangnya sudah cukup untuk beli HP, saya jawab tinggal sedikit lagi," kata Siti Zaenah, ditemui di rumahnya, Selasa (12/12/2017).

Sang ibu mengaku, menyesal tidak bisa menuruti permintaan anaknya untuk membeli handphone android. Dia baru mengetahui itulah permintaan terakhir anaknya sebelum meninggal dunia.

"Kalau saya tahu pasti akan saya bela-belain membeli HP biar harus mengutang dulu yang penting bisa menyenangkan anak saya. Kasihan dia sudah tersiksa dengan penyakitnya," tutur Siti Zaenah sambil menahan tangis.

(Baca Juga: Pasien Obesitas Berbobot 310 Kg Asal Karawang Meninggal Dunia)

Dia tidak menyangka anaknya meninggal dunia setelah sempat ditangani pihak rumah sakit. Padahal saat mendapat perawatan di RSUD, harapan untuk kesembuhan anaknya semakin besar dan Siti Zaenah yakin anaknya akan segera sembuh.

"Bukan hanya saya, anaknya sendiri sudah yakin akan sembuh dari penyakitnya karena sudah ditangani dokter. Tapi ini sudah menjadi takdir yang harus saya jalani," lanjutnya.

Siti Zaenah menceritakan tidak ada perilaku aneh yang dilakukan Yudi sebelum meninggal dunia. Namun, dia mengaku sebelum meninggal Yudi sering memandang dirinya cukup lama. Tetapi ketika dia balas memandang Yudi malah selalu membuang muka. Dan, itu terjadi berkali-kali sebelum akhirnya anaknya meninggal dunia.

"Mungkin itu tanda-tanda anak saya mau pergi. Tadinya saya berpikir anak saya sering memandang ibunya karena kasihan menunggu di rumah sakit," kenangnya.

Dirinya merasa sedih ketika menyaksikan detik-detik anaknya meninggal dunia. Sebelum meninggal, Yudi mengeluh tidak bisa tidur karena sesak napas dan batuk-batuk.

Lalu Siti Zaenah membaluri sekujur tubuh anaknya dengan minyak angin. Seusai dibalur, Yudi mengeluh kepanasan dan memutuskan untuk mandi. "Dia ke kamar mandi sambil pegang infusan, sedangkan saya pegang tempat pipisnya," katanya.

Sekitar setengah jam setelah mandi, Yudi batuk-batuk disertai kejang-kejang. Siti Zaenah sempat memanggil perawat jaga. "Namun, saat perawat jaga datang Yudi sudah meninggal dunia," tutupnya.

(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya