Stigma tentang anak haram telah membuat banyak ibu menyerahkan anak mereka ke Baby Farmer. Hukum kala itu, tak mewajibkan seorang pria untuk menafkahi anaknya yang tak lahir secara sah. Amelia Dyer menipu dan mengelabui para orangtua bayi. Setelah kontrak ia dapatkan, maka saat itu juga ia akan membiarkan para bayi kelaparan.
Sebagian besar bayi tewas karena tak diberi makan dan sebagian lainnya mati dicekik oleh Dyer. Perempuan kejam itu biasanya mencekik para malaikat kecil itu dengan seutas tali. Kekejamannya tak berhenti di situ. Ketika para bayi masih hidup, Dyer akan menggunakan opium yakni salah satu jenis narkoba untuk menenangkan mereka yang menangis.
Hal ini dilakukan Dyer semata-mata agar uang yang ia terima dari orangtua bayi bisa ia gunakan untuk dirinya sendiri. Dyer berhasil menjalankan bisnis mengerikan ini selama bertahun-tahun tanpa terendus pihak berwenang. Sebelum kasus ini terungkap secara keseluruhan, seorang dokter pernah melaporkan Dyer ke polisi.
Dokter tersebut diketahui pernah bekerja bersama Dyer. Dokter yang tak diketahui namanya itu curiga karena banyak sekali bayi yang mati dalam penanganan Dyer sehingga ia melaporkan mantan perawat yang pernah bekerja dengannya itu ke polisi. Sayangnya, Dyer hanya dijatuhi hukuman penjara selama 6 bulan.
Setelah ia keluar dari penjara, ia melanjutkan bisnisnya dan pada titik ini, Dyer memotong komunikasi dengan dokter manapun. Ia menyingkirkan jenazah para bayi dengan sembunyi-sembunyi dan hati-hati. Atas perbuatannya ini, Dyer dijatuhi hukuman gantung. Kasus ini mendorong Otoritas Inggris untuk mengawasi lebih ketat jasa Baby Farmer.
(Rufki Ade Vinanda)